NASIONALISME DALAM CERPEN “MARDIJKER” KARYA DAMHURI MUHAMMAD: KAJIAN POSKOLONIALISME

Description
NASIONALISME DALAM CERPEN “MARDIJKER” KARYA DAMHURI MUHAMMAD: KAJIAN POSKOLONIALISME

Please download to get full document.

View again

of 9
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Information
Category:

Biography

Publish on:

Views: 0 | Pages: 9

Extension: PDF | Download: 0

Share
Tags
Transcript
  NASIONALISME DALAM CERPEN “  MARDIJKER ” KARYA DAMHURI MUHAMMAD: KAJIAN POSKOLONIALISMEI. LATAR BELAKANG Wacana nasionalisme Indonesia tidak dapat dilepaskan dari panjangnya sejarah imperial dan kolonial Belanda di Indonesia. Penjajahan di Indonesia yang dilakukan oleh Belanda tidak hanya berhubungan dengan eksploitasi sumber daya manusia dan alam, namun  juga konstruksi budaya dan identitas. Manusia Indonesia oleh orang-orang Belanda disebut sebagai pribumi ( inlander  ) dengan segala citra inerioritasnya. Penciptaan stereotipe ini adalah bagian dari proses kategorisasi !"ang #ain$ ( the other  ) yang dioposisibinerkan dengan diri ( the self  ) para penjajah yang berupaya membangun citra superior mereka. %onstruksi terhadap identitas tersebut mempengaruhi ruang gerak bangsa Indonesia. Bangsa sebagai hasil overwrite  dari ruang kolonial merupakan hasil dari penindasan terhadap ruang-ruang lokal yang lebih kecil. Wacana kebangsaan adalah legitimasi penindasan dalam ruang internal, yang membutuhkan ruang alternati&e dari pembebasan atas penindasan. 'al ini dapat muncul dalam ide-ide tentang nasionalitas atau kebangsaan sebagai bentuk dari resistensi negara terjajah terhadap kolonial.Menurut pstone, inti dari  post-space  adalah sebuah gerakan menuju alternati-alternati untuk melihat ruang poskolonial dalam term nasional. Pengarang no&el kolonial kontemporer meletakkan nation dalam konteks sejarah antikolonial yang melatarbelakangi munculnya kesadaran nasional dalam rangka pembebasan atau kemerdekaan bangsa. %onsep  pembebasan dari kekuatan kolonial paling dapat diamati dalam skala nasional. leh karena itu pembahasan mengenai apa itu nation  dan nationalism  menjadi penting. *alam sejarah kesusastraan Indonesia kita mengenal +ngkatan Pujangga Baru yang memiliki karakter yang kental dengan nasionalisme. %ita dapat melihat karya-karya Muh. amin, "yahrir, "anusi Pane, dan "utan akdir +lisjahbana yang menaarkan pembebasan diri sebagai bangsa atau manusia yang mandiri. /amun, meskipun karya-karya tersebut diarnai nasionalisme, bukan berarti kekuatan kolonial sama sekali tidak bisa ditemukan. erkadang, justru melalui nasionalisme tersebut kekuatan kolonial terbukti masih melekat dalam alam baah sadar pemikiran bangsa Indonesia. 'al ini tercermin dari karya-karya sastraan Indonesia, tidak hanya karya-karya pasca penjajahan Belanda, namun juga karya-karya yang dibuat jauh setelah Indonesia merdeka. 1  "alah satu karya yang memiliki arna nasionalisme adalah cerpen 0Mardijker1 karya *amhuri Muhammad. 2erpen ini dimuat di harian "uara Merdeka edisi Minggu, 34 5anuari 6778. 2erpen ini menceritakan /atan "oedira, seorang gembel yang setiap hari duduk di  pelataran depan #atan9a 2a:, tempat anak muda jaman sekarang nongkrong dan bergaul menghabiskan aktu. ;embel itu setiap pukul setengah lima sore meneriaki tamu-tamu ca:  baha mereka adalah !mardijker$ seperti dirinya. "etelah ditelusuri oleh imor, pemuda  pelanggan #atan9a 2a:, ternyata gembel itu bernama /atan "oedira. /ama !"oedira$ adalah nama marga dari para budak yang dibebaskan oleh 2ornelis 2hastelein, tuan tanah yang  berkuasa di daerah itu ratusan tahun yang lalu. 2hastelein memiliki sebuah landhuis  atau &illa yang mungkin saja menjadi bangunan #atan9a 2a: sekarang. *alam surat asiatnya, 2hastelein menyebutkan marga 1"oedira1 sebagai satu-satunya pearis &illa itu. /amun, sebelum imor mengungkapkan temuannya dalam rangka mengusir si gembel, ternyata  /atan "oedira gembel itu tidak pernah lagi muncul. +pa sebenarnya arti kata !mardijker$< +pa tujuan /atan "oedira meneriaki tamu ca: dengan sebutan itu< *apat dikatakan baha *amhuri telah menuliskan cerpen yang mengandung  perlaanan terhadap kolonialisme yang tercermin dari perilaku tokoh /atan "oedira. ang menjadi pertanyaan adalah, benarkah ini merupakan bentuk nasionalisme yang merupakan kecintaan terhadap bangsa sendiri atau justru menunjukkan kekuatan kolonial yang masih membayangi pemikiran bangsa Indonesia yang telah merdeka. II. LANDASAN TEORI "eperti yang telah disampaikan diatas, melihat nasionalisme di Indonesia tidak bisa dilakukan dengan melepaskannya dari sejarah kolonialisme Belanda. 'ubungan antara keduanya, menurut =aruk (388>? 3) dapat dilihat dalam dua tataran, yaitu tataran uni&ersalitas dan tataran kontekstualitas. *alam tataran uni&ersal, nasionalisme Indonesia pertama-tama adalah sebuah gerakan emansipasi, keinginan mendapatkan atau membangun (kembali) sebuah dunia yang luas, bebas, yang didalamnya dan dengannya manusia dapat menghidupkan dan mengembangkan serta merealisasikan dirinya sebagai subjek yang mandiri, bebas, dalam sebuah bentuk yang dapat diraba. /asionalisme ini dipertentangkan dengan imperialism atau kolonialisme, gerakan yang didorong oelh kehendak dari satu pusat metropolitan untuk mendominasi, menguasai, menghuni, dan mengatur sebuah ilayah yang  jauh ("aid, 388@? 4) yang didasarkan pada kebutuhan akan petualangan (/ieuenhuys, 3846? 2  >@) dan realisasi diri sebagai manusia terpilih yang berhak atas dunia baru yang dijanjikan uhan dan sekaligus berhak utnuk menjadi juru selamat dunia (%ohn, 384A? 3A  /ieuenhuys, 3846? 4,3@ +brams, 38C3). *alam tataran kontekstual nasionalisme Indonesia merupakan kehendak utnuk membangun sebuah dunia yang didalamnya manusia Indonesia, imur, dapat merealisasikan dirinya secara bebas, lepas dari tekanan dominasi Belanda, Barat. Ini membatasi gagasan pembebasan hanya pada hubungan antarbangsa yang dapat membuatnya bertentangan dengan gagasan pembebasan pada tataran yang lebih rendah, seperti tataran pribadi, kelompok, kelas, dan sebagainya. *alam meujudkan kehendak diatas, orang Indonesia tertarik ke dua arah yang  berlaanan? nasonalisme sentripetal, ke masa lalu (imur), menganggap dunia itu sudah ada sebelumnya dan dapat ditemukan kembali, dan nasionalisme sentriugal, yang bergerak ke masa depan, menganggap dunia itu sebagai bangunan yang akan atau sedang dalam proses  pembentukan (Barat, sintesis antara imur dan Barat). /asionalisme sentriugal cenderung lebih dominan. /amun, bukan berarti baha kecenderungan nasionalisme sentripetal lenyap sama sekali. %ecenderungan kembali ke masa lalu merupakan arus baah yang terus hidup, mereproduksi dirinya dan membayangi nasionalisme sentriugal tidak hanya melalui teori,  praktik dan sikap tokoh pergerakan nasional, melainkan juga melalui teori, praktik, dan sikap kelompok tradisional dan eudal yang masih terus hidup dan berpengaruh luas di kalangan masyarakat ( %artodirjo dalam =aruk, 388>? @-A). %ebertahanan hidup nasionalisme sentripetal disekitar nasionalisme sentriugal juga dimungkinkan oleh siat idealistis dari dunia yang ingin mereka bangun atau dapatkan kembali serta oleh penolakan mereka kepada masa kini, kenyataan sejarah yang mereka alami berupa struktur sosio-kultural kolonial Belanda (=aruk, 388>? A).  /asionalisme dalam karya-karya sastra dapat diamati dari karya sastraan Pujangga Baru melalui majalah  Pujangga Baru  yang pertama terbit tahun 38@@. rientasi karya-karya Pujangga Baru tergolong ke dalam nasionalisme yang sentriugal yang menganggap baha dunia ideal yang dibutuhkan orang Indonesia merupakan sebuah dunia baru yang akan atau sedang dalam proses pembentukan. Para sastraan Pujangga Baru menengok ke !sejarah 9aman baru$-nya sendiri dan ke berbagai pusat kesenian dunia meskipun mengalami hambatan. /amun, arus baah yang sentripetal juga turut mengisi majalah Pujangga Baru dengan berbagai tulisan yang cenderung !memuja kebesaran masa lalu$. 3  Puisi-puisi dalam majalah Pujangga Baru gagal dalam mencerminkan gerakan ke arah  pembangunan kebudayaan baru, dan justru mencerminkan suatu kebuntuan kebudayaan. Pujangga Baru bukan membangun sebuah dunia baru yang sudah tertentu dan jelas, melainkan hanya membangun harapan akan dunia baru bagaimanapun samar-samarnya. *unia baru itu dapat mengambil model dari kebudayaan Barat atau sintesis antara imur dan Barat, bahkan dapat pula disisipi oleh keinginan kembali ke masa lalu, ke imur, sebab idealismenya masih samar-samar. rientasi puisi Pujangga Baru terpecah antara nasionalisme sentriugal dan sentripetal. Persamaannya, ruang pemenuhan nasionalisme itu selalu berupa sesuatu yang serba harmonis, utuh, sempurna dan indah. +kan tetatpi, semuanya selalu  berupa sesuatu yang sudah tenggelam, dan bahkan hilang di masa lalu, tersembunyi di seberang laut atau di atas langit. Duang itu hanya samar-samar dan berungsi utnuk membangun harapan dan kenangan.Penulisan drama tradisi Pujangga baru tercatat sejak sebelum 386E. /asionalisme drama Indonesia benar-benar lahir dari lingkungan organisasi pergerakan nasional, seperti karya-karya Dustam Fendi, Muhammad amin, dan "anusi Pane. /asionalisme juga terlihat dari latar dan masalah yang diambil, yang memberikan perhatian pada sejarah sendiri, kebangkitan dan berkobarnya semangat generasi muda untuk merebut kembali tanah air dan kemerdekaannya. +kan tetapi, naskah drama itu juga secara terselubung mengekspresikan  penyangkalan terhadap semangat dan harapan itu.  /o&el Indonesia pertama yang mengungkapkan gagasan nasionalistis adalah "alah +suhan karya +bdoel Moeis tahun 3864. /o&el ini juga menaarkan gagasan mengenai dunia baru yang lebih luas, bebas, tidak terbatas sebagai alternati dari dikotomi imur-Barat ciptaan kolonial. ang baru dalam no&el ini adalah gagasan mengenai !pulang$ yang merupakan sebuah janji yang pasti. imur merupakan asal dan tujuan yang tidak berubah, sedangkan Barat hanya seperti alat yang dapat diganti, seperti panorama yang ditemui dalam  perjalanan. /asionalisme ini hanya membalikkan hirarki struktur konseptual buatan kolonial tanpa mampu keluar darinya. *alam #ayar erkembang karya "utan akdir +lisjahbana yang dibuat tahun 38@C, pertentangan antara imur dan Barat sudah tidak bermakna lagi serta tidak lagi memperlihatkan kegentaran terhadap sesuatu yang asing. #ayar erkembang menolak sikap yang gentar dan berjarak terhadap dunia, melalui tokoh yang hidup penuh semangat dalam dunia. /amun, lagi-lagi no&el ini seolah terperangkap dalam ironi konstrukti, mengukuhkan sesuatu yang ingin ditolaknya. /o&el ini hanya memberi adah baru bagi  persoalan sama antara imur dan Barat melalui tokoh-tokoh representasinya. "edangkan 4  nasionalisme yang terkandung dalam no&el Belenggu karya +rmijn Pane (38A7) menaarkan dunia nyata yang didalamnya masa lalu bercampur dengan masa depan, angan-angan  bercampur dengan cita-cita. *ari perpisahan yang terjadi dalam hubungan pribadi tokoh-tokohnya, mereka lalu masuk ke dalam persatuan yang lebih besar yaitu persatuan dengan masyarakat dan kemanusiaan. /o&el ini menghadirkan dunia nyata, dalam artian dunia yang serba terbatas yang didalamnya terbuka kemungkinan adanya konlik baik dalam tataran hubungan antarpribadi, kelompok maupun bangsa. *ari uraian mengenai nasionalisme dalam karya-karya Pujangga Baru diatas dapat disimpulkan baha ideologi nasionalisme sastra Indonesia secara terselubung dan tidak disadari sesungguhnya terpenjara oleh struktur sosio-kultural ciptaan kolonialisme dan inperialisme Belanda. III. PEMBAHASAN 2erpen ini menceritakan tentang seorang gembel pengemis yang meneriaki tamu-tamu pengunjung #atan9a 2a: seperti sedang memprotes sesuatu. +pa yang sesungguhnya diprotesnya< 5ika dilihat lebih jauh, pengemis itu tidak sekedar melakukan protes kepada tamu-tamu pengunjung, melainkan kepada suatu kekuatan yang lebih besar yang melatarbelakangi keberadaannya, yaitu kekuatan kolonialisme. 2erpen ini juga menunjukkan adanya oposisi antara Barat dan imur di masa lalu dan masa sekarang yang ditunjukkan melalui representasinya. imur diakili oleh /atan "oedira, seorang gembel yang setiap hari duduk di pelataran #atan9a 2a:. "edangkan Barat diakili oleh keberadaan #atan9a 2a:, yang meliputi pemilik, pelayan, serta tamu-tamunya. Satu kakinya diselunjurkan, satu lagi ditekuk guna menyangga tangan yang sedang memegang puntung rokok kretek, tapi belum sempat dinyalakannya. Muka kusutnya masih seperti yang sudah-sudah. Bajunya lusuh, penuh tambalan dengan jahitan  serampangan. elana belacunya panjang sebelah, pisaknya bolong, hingga kancutnya menyembul keluar. !api, tepat jam setengah lima sore, pada saat  pengunjung "atan#a afe sedang ramai, ia akan tampak berbeda dari  gelandangan-gelandangan yang lain.Seorang pengusaha dari $akarta membeli rumah kuno peninggalan #aman %& itu 'kabarnya dengan harga miring(, lalu merenovasi sedemikian rupa hingga menjadi  "atan#a afe, tempat nongkrong anak-anak muda kalangan kelas menengah kota ini.!ak perlu cemas dengan teriakan yang meledak-ledak dan setengah mengancam itu. Sebagaimana biasanya, salah seorang pelayan akan lekas membalas teriakan itu dari balik jendela "atan#a afe. 5
Related Search
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks